counter easy hit

Ngaji itu Asyik

(tawbat.com) FUNTAHSIN, ngaji itu sudah terbina dengan baik tidak dibantu dalam menghadapi masa remaja yang penuh goda. Serangan musuh-musuh islam begitu gencar, media teknologi dan informasi sangan desktruktif. Kelompok-kelompok peer group remaja tidak banyak yang bertingkah tidak brutal. Baitul Quran Jogja melihat kondisi remaja saat ini sedang teramcam.

Kita ingat kisah Pemuda Kahfi yang diselamatkan oleh Alloh disebuah gua. Ketika negeri yang mereka tinggali penuh kemusyrikan mereka berani berdiri dan berkata “Rabb kami adalah Rabb penguasa langit dan bumi, kami tidak berdoa dan tidak menyembah selain Dia. “Karena keberanian mereka itu, hati mereka semakin dikokohkan oleh Alloh.

Pemuda seperti Pemuda Kahfilah yang kita harapkan, pemuda yang memiliki prinsip dan berani mengatakan kebenaran di tengah kemungkaran. Pemuda seperti itu yang insyaAlloh diselamatkan Alloh. Akhirnya Pemuda Kahfi ditidurkan Alloh dalam sebuah gua, terhindar dari kerusakan dunia.

Pada masa sekarang kita tidak bisa hanya bersmbunyi dalam gua. Kita tidak bisa hanya menyelamatkan diri sendiri. Kita tidak bisa hanya menyeelamatkan disi sendiri. Kita juga perlu melakukan aksi penyelamatan ditengah-tengah masyarakat. Hal tersebut yang mengispirasi Baitul Quran Jogja untuk melakukan aktivitas belajar-mengajar Al-Quran ditengah-tengah masyarakat.

Sudah sangat banyak pondok pesantren yang keberadaanya teraliensi dalam gua. Banyak juga pondok pesantren yang sudah berbaur dan menjadi solusi atas permaslahan-permaslahan umat. Baitul Quran Nusantara ingin menjadi bagian dari masyarakat. Bersama-sama pondok pesantren yang sudah ada Baitul Quran Jogja ingin membumikan Al-Quran, masyarakatkan pesantren sekaligus memesantrenkan masyarakat.

 Baitul Quran Nusantara menawarkan program pembelajaran Al-Qurn yang insyaAlloh mudah dan menyenangkan. FUNTAHSIN berasal dari kata bahasa inggris “FUN” yang artinya menyenangkan dan bahasa arab “TAHSIN yang artinya memperbaiki. FUNTAHSIN menjadi bran metode Asyarah yang disusun oleh Ustadz Yudi Imana.

Keunggulan metode Asyarah :

 1. Simple , sedehana dan mudah

 2. Systematic, sistematis bertahap

 3. Serially, berlanjut sesuai kemampuan

 4. Atractive, menarik dan menyenangkan

 5. Interactive, aktif melibatkan peserta

 6. Rhithmic, menggunakan irama khas

 7. Song, disertai lagu pembantu

 8. Exercise, senantiasa berlatih

 9. Standard, pengajar dan kurikulum

10. Research, terus dikembangkan

 “FUNTAHSIN” ngaji itu asyik

Baca Juga

MANFAAT MENJADI DONATUR GAUL
Menegakkan Rukun Islam: Memahami Misi Ilahiyah
KUNJUNGAN JAMAAH FUNTAHSIN KE SYAMIL QUR’AN
RAKER BAITUL QURAN @ JOGJA 2013
Ilmu Tajwid
Al Quran Jendela Syurga 4: Tahfizh

Silahkan tinggalkan balasan